Ki Demang & Murid-muridnya #29
"Heuheuheu. Maaf, Ki sebelumnya kalau pertanyaan saya agak nyeleneh."
"Heuheuheu. Bukannya emang pertanyaannya sering yang nyeleneh2 juga? Mau tanya apa?"
"Heuheuheu. Ini, Ki. Menurut Ki Demang, kenapa kok cuma 25 Nabi dan Rosul aja yang musti diketahui, katanya kan ada banyak? Kenapa Tuhan ndak ngasih tau semuanya?"
"Heuheuheu. Lha kalau yang penting cuma 25 itu? Maksud penting disini yang cukup untuk dijadikan teladan, toh 25 itu aja manusia ndak bisa mengikuti standar hidupnya? Jangankan 25, satu aja yang seperti Muhammad juga sampai kepentut2 tetep ndak bisa. Tapi paling tidak njur ada nyerempet2nya."
"Maksudnya bagaimana, Ki? Kan itu juga yang membawa/ menyebarkan ajaran2 yang sampai saat ini masih ada? Masa kita harus mengikuti semua standarnya, kan ndak bisa? Misal ya Kanjeng Nabi sama Mbah Musa atau Mbah Isa."
"Heuheuheu. Baru kali ini pertanyaannya kejar2an terus. Bagus. Ooh, itu, bukan gitu. Maksudnya 25 itu yang bisa dijadikan rujukan untuk semua model tipe manusia zaman ini, maksudnya ya zaman setelah diberitahukan cukup 25 itu aja. Misal manusia di antartik cocoknya pakai teladan yang ini, manusia di arktik cocoknya pakai teladan yang ini, dll, dll."
"Kalau gitu Kanjeng Nabi gimana, Ki?"
"Waaah, makin berat juga pertanyaanmu."
"Kanjeng Nabi kan menyempurnakan. Tapi, sek2. Bukan berarti njuk 'Ohh berarti Tuhan ndak tau karena ada penyempurnaan, dll. Berarti ada alpha, ada beta, ada versi final rilisnya.' ndak gitu. Dulu pernah menangi zamannya hp nokia tilulit? Itu ya cuma bisa telpon dan mesemes, kalkulator, kalender, jam, gim berapa. Pokoknya inti2 aja, belum ada kamera, puter musik, video, dll. Kalau sekarang? Wah, bisa banget. Naah, kira2 begitu. Penyempurnaan itu dalam arti dulu ya manusia tahunya masih yang gitu2 aja, begitu zaman sudah semakin maju, makanya dikasih secara bertahap. Kalau hp nokia jadul njuk mau di isi mp3 yo ndak bisa di puter, boro2 muter, lha di isi aja bisa/ ndak? Wong paling memori ic internalnya aja 1mb, lha kalau lagunya 1mb, sistemnya gimana? Sama kayak manusia, bisa2 njeblug. Makanya zaman dulu juga umurnya panjang2, iya to? Itu juga berbanding lurus ama beribadahnya, susah pol kalau menurut saya. Makanya kalau kamu punya temen Buddha atau Hindu, rangkul mereka. Salah satu bukti kebesaran Tuhan ya masih eksisnya saudara2, temen2 kita yang masih meluk Buddha atau Hindu itu. Heuheuheu."
Gabung dalam percakapan