Sitayana: Tragedi Cinta
Kakanda, mungkin engkau lelaki terbaik yang pernah aku lihat. Tapi betapa membosankannya lelaki yang tak pernah ada kelok dalam hidupnya?
Rahwana, aku beruntung Tuhan menciptakanmu. Aku tak bisa membayangkan apakah hatiku kan kuat jika menanggung beban sepertimu? Masyhur dengan penculik Sinta.
Tak apa, Rama. Aku beruntung Tuhan memberi takdir kepadaku seperti adanya. Dari tiada menjadi ada dan tiada kembali, aku sudah melakukan tugas hidupku. Biarkanlah orang melihat hitam kepadaku, jika tak ada hitamku, kepada siapa lagi mereka kan menangis?
Teks asli di publikasikan pada tanggal 22 Oktober 2020.
Gabung dalam percakapan