Mengalirlah Seperti Cinta
Mak nyas.
Ternyata mimpi, Gong.
Kemarin, aku sudah berencana untuk pergi ke suatu tempat dengan matang, efektif dan efisien. Meski yang punya rumah melarangku. Sebenarnya agak sedikit aneh, tetapi ya begitulah hidup. Aku juga terlalu bodoh untuk memahami perempuan, Gong. Mungkin inilah alasan bertahun-tahun lamanya aku selalu di tinggal mendua.
Pagi tadi, rasanya seperti kenyataan, tiba-tiba ada pertemuan dua keluarga besar membahas masa depanku di ujung tanduk. Ya, aku sudah pasrah, Gong. Kata orang bijak: Mengalirlah seperti cinta, ia mengaliri kemana saja, tak pernah memandang siapa dan di mana. Cinta bukanlah keterpaksaan. Cinta yang menerima orang yang dicintainya saat baik-baik saja, itu sudah biasa.
Mak nyas.
Aku terbangun. Ternyata ini cuma mimpi.
Tetapi, aku selalu belajar dengan mentadaburi:
﷽
فَلَمَّا تَجَلَّىٰ رَبُّهُۥ لِلْجَبَلِ جَعَلَهُۥ دَكًّا وَخَرَّ مُوسَىٰ صَعِقًا ۚ فَلَمَّآ أَفَاقَ قَالَ سُبْحَٰنَكَ تُبْتُ إِلَيْكَ وَأَنَا۠ أَوَّلُ ٱلْمُؤْمِنِينَ.
Bahwa mungkin saja Tuhan berdialog denganku melalui berbagai cara, diantaranya kejadian dan mimpi. Kejadian misalnya ketika aku sering banyak menjumpai plat kendaraan Temanggung (sejauh ini: AA xxxx E/N/Y), biasanya tidak lama dari runtutan kejadian itu, aku harus pulang. Namun jika platnya adalah AA dengan kode belakang bukan Temanggung, ini isyarat bukan sebuah keharusan untuk pulang. Begitupula jika di sepanjang perjalanan banyak aku jumpai motor Megapro sepertiku, biasanya ini adalah isyarat bahwa motorku sudah waktunya servis besar atau servis yang mengarah pada bagian inti/ kritis.
Mimpi, semua orang sudah nengetahui bahwa mimpi terkadang menjadi isyarat Tuhan dan semesta untuk berdialog dengan berbagai jiwa.
Meski tidak terbatas pada dua hal. Terdapat dialog isyarat lain akan hal-hal yang suatu saat nanti di lalui olehku. Misalnya tempat kejadian tersebut sudah di perlihatkan beberapa tahun sebelumnya.
Dari kisah mimpi di atas, maka aku belajar tentang isinya. Bahwa aku bukanlah orang yang baik-baik. Mungkin ada seorang gadis yang memang melarangku karena tahu bahwa aku bukan orang baik-baik saja. Meski, tujuan dan niatku memang baik. Ada banyak hal di dunia ini yang harus di lalui dengan legawa. Walaupun pada awalnya kita harus belajar legawa dengan keterpaksaan.

Gabung dalam percakapan