Sumber

Dalam Rasa Kangen Yang Buntu



"Tiada yang mengetahui rasa kangenku kepadamu selain Tuhanku, Kekasih. Bahkan aku menyembunyikan rinduku itu dari diriku sendiri, sebab betapa malunya aku jika engkau tahu bahwa aku mengagumimu."

Tetapi Tuhan siang ini mengantarkanku dengan lantunan Azan Kurdi khas Imam Mishari Rasyid. Ini cukup merajam hatiku yang pilu merindukanmu. Tidak hanya merajam, tetapi meremas-remasnya hingga darahnya bercucuran. Apakah itu merah darah atau kerinduanku yang mengucur, atau itukah cara Tuhan mengentaskan rinduku padamu yang buntu.

Al Fatihah untukmu, ibumu dan adik kecilmu.
Sampai jumpa suatu saat nanti ....
Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!