Dalam Puncak Kangenku
Dalam puncak kangenku kepadamu, Kekasih. Aku tak lagi dapat mendefinisikannya menjadi kata-kata, karena kata-kata begitu terbatas. Meski engkau menolak untuk berjumpa, tetapi Tuhan tahu bahwa obat dari rindu adalah temu. Meskipun demikian, aku tetap mendukungmu dengan cara berpura-pura tidak melihatmu ketika tak sengaja berjumpa.
Al Fatihah untukmu, kedua orang tuamu, adik kecilmu.
Sampai jumpa pada suatu hari nanti ....

Gabung dalam percakapan