Sumber

To Heaven



Genderang telah di tabuh
Batu asmara telah di pantik
Tungku kalbu semakin memanas
Asap-asap rindu meninggalkan jiwa yang kesepian
Gempa muncul dimana-mana
Duka ikut mengiring mata yang sayu
Gerombolan pemabuk terus mereguk anggurnya
Syair-syair cinta berkumandang di jagat raya
Kedamaian melingkupi semesta
Para pecinta meratap dan menganga
Saat-saat yang akan tiba


Bukan siapa-siapa. Hanya pejalan biasa
Teks berhasil disalin!